21 Fenomena Langit di tahun 2018 Yang Indah dan Mengagumkan Yang Akan Terjadi


Wow mengagumkan untuk tahun 2018 ini,karena akan banyak sekali peristiwa langit yang akan terjadi. yuk simak peristiwa tersebut apa saja yang sudah di rangkum oleh tikus kantor dan jangan sampai terlewati ya,karena peristiwa langit ini mungkin akan menjadi hal yang indah bagi kalian yang melihatnya dari peristiwa Gerhana sampai Hujan Meteor.

1. Super Moon - 2 Januari 2018

untuk awal tahun 2018 ini kita di sambutkan dengan ada nya peristiwa super moon yang sudah terjadi pada tanggal 2 januari 2018 pada pukul 09.24 WIB. Dimana peristiwa ini sudah pernah terjadi di bulan sebelumnya,yang lebih tepat nya lagi di bulan desember 2017.
Dan peristiwa super moon ini akan terjadi 2 kali pada 2018. Dimana bulan akan nampak sedikit lebih besar dari ukuran biasa nya dan lebih terang dari bulan yang sering kita lihat.

2. Hujan Meteor Quadrantid - 3 Januari 2018

Hujan meteor quadrantid ini merupakan peristiwa yang terjadi setiap tahun nya dan selalu menjadi hujan meteor pembuka dari beberapa hari sesudah tahun baru atau lebih tepat nya tanggal 3 sampai dini hari 4 januari 2018 yang sudah lewat. Peristiwa hujan meteor quadrantid ini berasal dari debris komet 2003 EH1 yang di temukan pada tahun 2003. Dengan intensitas kurang lebih 40 meteor/jam.
Tetapi untuk tahun 2018 karena jarak waktu dengan bulan purnama berdeketan ini membuat intensitas hujan meteor quadrinted menurun. Dengan titik radian adalah di rasi bintang Bootes.

3. Bulan Super Merah Biru - 31 Januari 2018

Dari nama nya saja pasti kalian sudah bingung ya? Tidak usah bingung,karena peristiwa bulan super merah biru ini terjadi ketika tanggal 31 januari 2018,dimana bulan akan di gerhanai oleh bumi,sehingga ketika pada puncak nya gerhana,ia akan terlihat kemerahan atau biasa di sebut gerhana bulan total yang bertepatan dengan super moon ke 2 di tahun 2018. Lalu warna biru ini terbentuk dari bulan purnama yang terjadi dua kali pada januari 2018,dengan bulan purnama kedua yang di sebut sebagai bulan biru meskipun warna sebenarnya tidaklah berwarna biru,tetapi warna biru hanya sebagai julukan saja.

Gerhana bulan total terjadi pada tanggal 31 januari 2018 yang bisa di lihat dari seluruh tempat indonesia yang kalian bisa lihat mulai pukul 18.48 WIB.  Dengan fase gerhana bulan total mulai pukul 19.51 WIB dan fase bulan yang akan berakhir pukul 22.11 WIB.

4. Gerhana Matahari Parsial - 15 Februari 2018

peristiwa ini terjadi ketika bulan menutupi sebagian matahari yang terlihat seperti bulan menggigit matahari yang akan terjadi pada tanggal 31 februari.Tetapi untuk gerhana matahari ini tidak bisa di indonesia,melainkan hanya bisa di lihat di Cile,Argenina dan Antartika. Sungguh di sayangkan sekali,karena untuk bulan februari ini hanya sekali terjadi untuk peristiwa langit.

5. Bulan Biru - 31 Maret 2018

untuk bulan biru sudah sedikit di bahas pada Nomor 3 tadi. Yaitu,bulan biru hanyalah sebagai julukan saja, yang terbentuk dari bulan purnama  yang terjadi dua kali. Dan bulan purnama kedua lah yang di sebut sebagai bulan biru.

6. Hujan Meteor Lyrid - 22 April 2018

Hujan meteor kedua yang akan terjadi di tahun 2018 ini adalah Hujan Meteor Lyrid dengan intensitas 20meteor/jam pada puncaknya. Yang berasal dari debris komet C/1861 G1 Thatcher ini yang dapat di lihat di malam hari pada tanggal 22 april 2018 sampai pagi 23 april 2018. Dengan titik radiannya adalah rasi bintang Lyra.

7. Hujan Meteor Eta Aquarid - 6 Mei 2018

Dengan intensitas mencapai 60 meteor/jam,Hujan Meteor Eta Akuarid ini dapat di lihat di malam hari dari tanggal 6 Mei 2018 sampai 7 Mei 2018. Yang berasal dari debris yang di tinggalkan dari komet halley. Dan titik radiannya adalah rasi bintang akuarius,dimana bersamaan dengan fase bulan cembung. Sehingga cahaya dari meteor eta akuarid ini tidak begitu terlihat karena tertutup fase bulan cembung.


8. Oposisi Planet Jupiter - 9 Mei 2018

Arti oposisi dalam ilmu astronomi ini adalah Ketika titik jupiter berlawanan dengan matahari yang membuat posisi Matahari Bumi Jupiter berada dalam satu garis lurus,yang membuat posisi planet jupiter menjadi titk terdekat dengan Bumi dengan jarak kurang lebih 664 juta kilometer dari bumi. Yang nanti nya planet jupiter akan terbit dari arah terbenam nya matahari yang akan bisa di lihat sepanjang malam dengan warna kuning terang yang tidak berkedap-kedip bagai bintang biasa. Dan untuk bisa melihat nya dengan jelas,kalian bisa menggunakan teleskop pada tanggal 9 Mei 2018 nanti.

9. Oposisi Planet Saturnus - 27 Juni 2018

Dan planet selanjutnya yang akan berada di titik garis lurus dengan bumi adalah planet Saturnus pada tanggal 27 Juni 2018 dengan jarak planet saturnus dengan Bumi adalah 1,2 miliar kilometer dan meskipun nantinya planet saturnus akan lebih terang. Tapi kita tetap membutuhkan teleskop untuk dapat melihat indah nya cincin saturnus yang benar-benar megah tersebut.


10. Gerhana Matahari Persial - 13 Juli 2018

Gerhana matahari persial terjadi lagi di bulan Juli 2018 dan lagi-lagi tidak bisa di lihat di indonesia. Tetapi untuk bulan juli 2018 ini,yang berkesempatan melihat gerhana matahari persial ini hanyalah australia dan antartika saja. Sungguh di sayangkan sekali ya,sudah terjadi 2 kali di tahun 2018,tetapi tidak bisa di lihat di indonesia.


11. Oposisi Planet Mars - 27 Juli 2018

Planet mars atau biasa di sebut planet merah yang posisi orbit nya beada di luar bumi ini juga akan mengalami peristiwa oposisi dengan matahari,sama seperti saturnus dan jupiter pada sebelumnya. Dengan jarak antar bumi adalah kurang lebih 55 juta kilometer yang membuat terlihat lebih terang dan besar dari biasanya. Dan akan terjadi pada tanggal 27 Juli 2018.

12. Gerhana Bulan Total - 28 Juli 2018

Di tahun 2018 ini memang menjadi tahun yang indah sekali,karena gerhana bulan total ini terjadi 2 kali di tahun 2018. Jadi bagi yang tidak berkesempatan melihat gerhana bulan total pada 31 Januari nanti. Kalian bisa melihat nya kembali pada tanggal 28 Juli 2018 yang merupakan gerhana bulan terakhir di tahun ini.

peristiwa ini bisa kalian lihat dari pukul 00.14 WIB,dimana saat bulan purnama mulai memasuki bayangan punambra bumi dan bersamaan dengan gerhana parsial mulai pukul 01.24 WIB. kurang lebih 1 jam kemudian baru gerhana bulan total akan di mulai atau lebih tepatnya pada pukul 02.30 WIB.
Bulan akan sepenuhnya masuk ke bayangan panumbra bumi pada 03.21 WIB yang menjadi titik puncak gerhana yang bisa kalian sepanjang malam hingga pukul 04.31 WIB. Dan di akhiri dengan menyisakan gerhana parsial yang akan berlansung kurang lebih 1jam 43 menit.

13. Hujan Meteor Delta Akuarid - 28 Juli 2018

Bersamaan dengan gerhana bulan total. Yang membuat intensitas Hujan meteor Delta Akuarid berkurang menjadi 5-10 meteor/jam yang akan mencapai puncak nya. karenaa bersamaan dengan peristiwa gerhana bulan total ini,kita hanya dapat melihat sedikit nya meteor yang lewat kurang lebih satu atau dua meteor ketika gerhana terjadi.
Bagaimana ? menarik bukan ? dapat melihat gerhana bulan total yang dselingi dengan hujan meteor di malam hari sampai matahari terbit.

14. Gerhana Matahari Parsial - 11 Agustus 2018

Lagi-lagi terjadi gerhana parsial yang terjadi pada 11 Agustus 2018 nanti,yang merupakan peristiwa gerhana matahari parsial ke tiga dalan setahun ini yang menjadi gerhana matahari parsial terakhir. Dan lagi-lagi juga untuk peristiwa gerhana matahari parsial yang terakhir ini tidak bisa di lihat di indonesia. Sayang sekali ya,tetapi hanya dapat dilihat di bagian timur laut kanada, Greenland, Eropa utara dan Asia utara timur. Untuk kalian yang penasaran dengan gerhana matahari parsial ini,sebaiknya mulailah menabung untuk pergi daerah yang dapat melihat peristiwa tersebut.

15. Hujan Meteor Parseid - 12 Agustus 2018

Mulai bulan agustus 2018 ini kita akan memasukin Musim Hujan meteor dengan sebagai pembukaan adalah Hujan Meteor Parseid. Dan pengertian Hujan Meteor Parseid sendiri adalah salah satu hujan meteor yang terbaik dari hujan meteor lainnya. karena ia memiliki intensitas meteor sampai 60 meteor/jam di puncaknya. Yang berasal dari debris komet swift-tutle dengan titik radiannya adalah rasi bintang parseus ini dapat kalian lihat pada malam tanggal 12 Agustus 2018 sampai matahari terbit tanggal 13 Agustus 2018.

16. Elongasi Penuh Planet Venus - 18 Agustus2018

Dalam peristiwa ini,kita akan di suguhi dengan pemandangan dari indah nya bintang kejora yang terlihat sangat terang saat senja hari pada tanggal 18 Agustus 2018,karena posisi planet venus yang cukup tinggi hingga mencapai batas maksimum yang membuat planet venus ini akan terlihat mencolok di senja hari sampai akhirnya tenggelam dan berpindah ke langit timur pada akhir oktober 2018.

17. Hujan Meteor Draconid - 8 Oktober 2018

Hujan meteor drakonid ini adalah hujan meteor yang memiliki sedikit intensitas 10 meteor/jam atau di sebut hujan meteor minor di puncak nya. Dengan material pembentukan dari debu yang di tinggalkan oleh komet 21P Glacobini-Ziner dan titik radiannya adalah rasi bintang Drako yang bisa kalian lihat tengah malam sampai matahari terbit. Peristiwa ini mungkin akan terlihat jelas di karenakan mulai 12 agustus 2018 sampai akhir tahun ini tidak ada cahaya bulan yang menghalangi lewat nya hujan meteor drakonid dan hujan meteor drakonid ini bisa kalian lihat jelas bila kalian berada di tempat yang bebas polusi cahaya atau yang jauh dari terangnya perkotaan dan perkampungan.

18. Hujan Meteor Orionid - 22 Oktober 2018

Meteor orionid yang terlihat di tahun 2018 ini,mungkin tidak akan terlalu terang. Dikarenakan ketika Hujan Meteor Orionid ini terjadi saat peristiwa purnama terjadi,sehingga cahaya bulan akan sedikit menghalangi cahaya dari meteor. Dengan intensitas 20 meteor/jam pada puncaknya dan titik radian meteor ini adalah rasi bintang orion yang kalian bisa lihat pada tanggal 22 oktober 2018.

19. Hujan Meteor Taurid - 5 November 2018

Hujan meteor taurid ini hampir sama dengan hujan meteor drakonid,karena memiliki intensitas meteror yang sedikit kurang lebih 5-10 meteor/jam. Tetapi yang membuat beda dari meteor drakonid adalah durasi meteor taurid ini cukup panjang pada puncaknya yaitu yang akan terjadi pada tanggal 5 November 2018. Dan berasal dari debris asteroid 2004 TG10 dengan titik radiannya adalah rasi bintang Taurus ini yang kalian dapata lihat mulai tanggal 7 September sampai 10 Desember 2018.

20. Hujan Meteor Leonid - 17 November 2018

Hujan meteor yang memiliki intensitas 15 meteor/jam dan akan memiliki intensitas ratusan meteor/jam pada puncak nya setiap 33 tahun sekali ini terjadi ketika awal musim hujan,yaitu dapat di lihat mulai 17 November sampai dini hari 18 November 2018.
Puncak hujan meteor leonid ini terjadi terakhir pada tahun 2001 dan akan terjadi kembali pada tahun 2034 nanti untuk melihat ratusan meteor yang melewati bumi. Meteor Leonid ini berasa dari debris Komet tempel-tuttle dengan titik radiannya adalah rasi bintang leo.

21. Hujan Meteor Geminid

Dan Sebagai penutup peristiwa tahun 2018 yang indah dan mengagumkan, kita akan di suguhi dengan hujan meteor yang terakhir di tahun 2018 ini,yaitu hujan meteor geminid yang menjadi hujan meteor yang indah dan mengagumkan. Karena memiliki intensitas 120 meteor/jam yang berwarna-warni dan berasal dari debris asteroid 3200 Phaethon dan titik radiannya adalah rasi bintang gemini ini yang bisa kalian saksikan dari malam tanggal 13 sampai pagi 14 Desember 2018. Dimana fase perempatan awal akan terbenam tidak lama sesudah tengah malam.

2018 ini menjadi tahun yang benar-benar wow bukan,karena banyak nya peristiwa-peristiwa langit yang dapat di lihat untuk memanjakan mata dan tentu nya menjadi kenangan atau hal yang indah yang dapat di ingat.

Mungkin itu saja Untuk 21 fenomena di tahun 2018 yang menurut tikus kantor indah dan mengagumkan yang dapat tikus kantor share. Untuk dapatin berita atau info terupdate nya,yuk Follow akun fans page dan follow juga google plus tikus kantor agar kalian bisa langsung baca dan dapetin info nya.

Terima kasih sudah berkunjung di website ini dan jangan lupa baca artikel menarik lainnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel